Tampilkan postingan dengan label Modul Otomotif Kendaraan Ringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Modul Otomotif Kendaraan Ringan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Mei 2012

Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan

BAB I
PENDAHULUAN

A. DESKRIPSI


Modul Pelaksanaan pemeriksaan keamanan/ kelayakan kendaraan ini membahas persyaratan desain yang berhubungan dengan keamanan kendaraan, persyaratan minimum untuk cara kerja sistem, prosedur pemeriksaan kendaraan/ komponen, petunjuk teknis cara menguji kendaraan bermotor, persyaratan pelaporan hasil pemeriksaan dan daftar pemeriksaan. Bahan ajar dalam modul ini disajikan dalam 5 kegiatan belajar.
  • Kegiatan belajar 1 : membahas tentang persyaratan desain yang berhubungan dengan keamanan kendaraan. 
  •  Kegiatan belajar 2 : membahas tentang persyaratan minimum untuk cara kerja sistem. 
  • Kegiatan belajar 3 : membahas tentang prosedur pemeriksaan kendaraan/ komponen. 
  • Kegiatan belajar 4 : membahas tentang petunjuk teknis cara menguji kendaraan bermotor 
  • Kegiatan belajar 5 : membahas tentang persyaratan pelaporan hasil pemeriksaan dan daftar pemeriksaan. Manfaat dari kemampuan melaksanakan pemeriksaan keamanan/ kelayakan kendaraan ini dapat digunakan untuk jasa pelayanan pemeliharaan/ servis dan perbaikan bidang perbengkelan kendaraan bermotor, agar kendaraan tetap dalam kondisi yang sesuai dengan spesifikasi pabrik pembuat maupun peraturan pemerintah tentang kendaraan bermotor yang berlaku.
 
B. PRASYARAT

Untuk dapat mempelajari modul pelaksanaan pemeriksaan keamanan/ kelayakan kendaraan dengan lancar, siswa harus sudah menguasai kompetensi yang dilatihkan pada modul dengan kode: OPKR 10-016C : Mengikuti Prosedur Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan OPKR 10-017C : Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan Tempat Kerja OPKR 10-010C : Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur.


C. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL

1. Petunjuk Bagi Siswa

Guna memperoleh hasil belajar yang maksimal dengan menggunakan modul ini, maka perlu ditempuh langkah-langkah sebagai berikut:
  1. Bacalah dan pahami dengan sekasama uraian-uraian bahan ajar yang ada masing-masing kegiatan belajar. Bila ada bahan ajar yang sulit dipahami, siswa dapat bertanya pada guru yang membimbing kegiatan belajar ini.
  2. Kerjakan setiap tugas dan tes formatif untuk mengetahui seberapa besar pemahaman yang telah dimiliki terhadap bahan ajar yang dibahas dalam setiap kegiatan belajar.
  3. Jika belum menguasai bahan ajar pada tingkat yang diharapkan, pelajari sekali lagi bahan ajar pada kegiatan belajar tersebut atau bertanyalah kepada guru yang membimbing kegiatan belajar ini.

2. Petunjuk Bagi Guru

Dalam setiap kegiatan belajar guru atau instruktur berperan untuk :
  1. Membantu siswa dalam merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing siswa melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu siswa dalam memahami konsep dan praktik baru dan menjawab pertanyaan siswa mengenai proses belajar siswa.
  4. Membantu siswa untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang diperlukan untuk belajar.
  5. Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok bila diperlukan
  6. Merencanakan seorang ahli/ pendamping guru dari tempat kerja untuk membantu bila diperlukan.
  7. Merencanakan proses penilaian dan menyiapkan perangkatnya.
  8. Menyiapkan kunci jawaban tes formatif dan soal evaluasi.Melaksanakan penilaian.
  9. Menjelaskan kepada siswa tentang sikap pengetahuan dan keterampilan dari suatu kompetensi yang perlu untuk dibenahi dan merundingkan rencana pembelajaran selanjutnya.
  10. Mencatat pencapaian kemajuan siswa.

D. TUJUAN AKHIR

Setelah mempelajari materi pembelajaran secara keseluruhan pada modul ini, siswa diharapkan dapat memahami cara melaksanakan pemeriksaan keamanan/ kelayakan kendaraan secara benar.


Untuk lebih lengkap modulnya silakan klik dibawah ini!!!
Download disini!

Melaksanakan Pekerjaan Dasar Kelistrikan

BAB I
PENDAHULUAN

A. DESKRIPSI


Modul Melaksanakan pekerjaan dasar kelistrikan dengan kode ABMR 011.016 -1A berisi materi dan informasi tentang dasar listrik, arus, tegangan, tahanan, hukum Ohm, daya listrik. Pada modul ini juga mengungkap tentang rangkaian kelistrikan yaitu rangkaian seri, parelel dan kombinasi, serta masalah magnet dan induksi. Materai diuraikan dengan pendekatan praktis disertai ilustrasi yang cukup agar siswa mudah memahami bahasan yang disampaikan.

Modul ini disusun dalam 7 kegiatan belajar. Kegiatan belajar
  1. Mengukur tegangan, arus dan tahanan, kegiatan belajar 
  2. Merangkai hubungan seri, parallel dan kombinasi, kegiatan belajar
  3. Mendemontrasikan penggunaan magnet, Kegiatan belajar 
  4. Mendemontrasikan timbulnya induksi sendiri/ mutual induction, kegiatan belajar 
  5. Menggunakan Electric Wire, kegiatan belajar  
  6. Menggunakan electrical wire conector dan kegiatan belajar 
  7. Multimeter.

Setiap kegiatan belajar berisi tujuan, materi, dan diakhir materi disampaikan rangkuman yang memuat intisari materai, dilanjutkan test formatif. Setiap siswa harus mengerjakan test tersebut sebagai indicator penguasaan materi, jawaban test kemudian diklarifikasi dengan kunci jawaban. Guna melatih keterampilan dan sikap kerja yang benar setiap siswa dapat berlatih dengan pedoman lembar kerja yang ada.

Diakhir modul terdapat evaluasi sebagai uji kompetensi siswa. Uji kompetensi dilakukan secara teroritis dan praktik. Uji teoritis dengan siswa menjawab pertanyaan yang pada soal evaluasi, sedangkan uji praktik dengan meminta siswa mendemontrasikan kompetensi yang harus dimiliki dan guru/instruktur menilai berdasarkan lembar observasi yang ada. Melalui evaluasi tersebut dapat diketahui


B. PRASYARAT


Modul ini merupakan kompetensi dasar dalam bidang kelistrikan sehingga tidak menuntut prasyarat untuk mempelajarinya.


C. PETUNJUK PENGGUNAAN

1. Petunjuk Bagi Siswa
  1. Lakukan cek kemampuan untuk mengetahui kemampuan awal yang anda kuasai, sebelum membaca modul lebih lengkap.
  2. Bacalah modul secara seksama pada setiap kegiatan belajar, bila ada uraian yang kurang jelas silakan bertanya pada guru/ instruktur.
  3. Kerjakan setiap test formatif pada setiap kegiatan belajar, untuk mengetahui seberapa besar pemahaman saudara terhadap materi yang disampaikan, klarifikasi hasil jawaban saudara pada kumpulan lembar jawaban yang ada.
  4. Lakukan latihan setiap sub kompetensi sesuai dengan lembar kerja yang ada.
  5. Perhatikan petujuk keselamatan kerja dan pertolongan pertama bila terjadi kecelakaan kerja yang termuat pada lembar kerja.
  6. Lakukan latihan dengan cermat, teliti dan hati-hati. Jangan melakukan pekerjaan yang belum anda pahami dengan benar.
  7. Bila saudara merasa siap mintalah guru/intruktur untuk menguji kompetensi saudara.

2. Petunjuk Bagi Guru/Istruktur

Guru/ intruktur bertindak sebagai fasilitator, motivator, organisator dan evaluator. Jadi guru/intruktur berperan:
  1. Fasititator yaitu menyediakan fasilitas berupa informasi, bahan, alat, training obyek dan media yang cukup bagi siswa sehingga kompetensi siswa cepat tercapai.
  2. Motivator yaitu memotivasi siswa untuk belajar dengan giat, dan mencapai kompetensi dengan sempurna
  3. Organisator yaitu bersama siswa menyusun kegiatan belajar dalam mempelajari modul, berlatih keterampilan, memanfaatkan fasilitas dan sumber lain untuk mendukung terpenuhinya kompetensi siswa.
  4. Evaluator yaitu mengevaluasi kegiatan dan perkembangan kompetensi yang dicapai siswa, sehingga dapat menentukan kegiatan selanjutnya.

D. TUJUAN AKHIR

Tujuan akhir dari modul ini adalah siswa mempunyai kompetensi:
  1. Merangkai hubungan seri, parallel dan gabungan .
  2. Mendemonstrasikan penggunaan magnet
  3. Mengukur tegangan, tahanan dan arus
  4. Mendemonstrasikan timbulnya induksi sendiri dan mutual pada kemagnitan
  5. Menggunakan electric wire
  6. Menggunakan electric wire connector
  7. Menggunakan multimeter

Untuk lebih lengkap modulnya silakan klik dibawah ini!!!
Download disini!

Melaksanakan Pekerjaan Dasar Engine


BAB I
PENDAHULUAN

A. DESKRIPSI


Modul Melaksanakan Pekerjaan Dasar Engine ini membahas tentang beberapa hal penting yang perlu diketahui agar dapat melakukan Melaksanakan Pekerjaan Dasar Engine secara efektif, efisien dan aman. Cakupan materi yang akan dipelajari dalam modul ini meliputi :
  •  Pemahaman prinsip dan cara kerja motor bensin 2 tak maupun 4 tak,
  • Pemahaman prinsip kerja dari motor diesel 4 tak, 
  • Pemahaman prinsip kerja system pendinginan,  
  • Pemahaman prinsip kerja system pelumasan, 
  • Pemahaman prinsip kerja system bahan bakar,
  • Pemahaman proses perhitungan daya motor, 
  • Pemahaman konstruksi dan fungsi bagian utama Engine, 
Modul ini terdiri atas satu kegiatan belajar yang membahas tentang prinsip dan cara kerja motor bensin 2 tak maupun 4 tak, prinsip kerja dari motor diesel 4 tak, prinsip kerja sistem pendinginan, prinsip kerja sistem pelumasan, prinsip kerja system bahan bakar, memahami proses perhitungan daya motor, memahami konstruksi dan fungsi bagian utama Engine, prosedur membongkar dan memasang bagian-bagian utama Engine dan cara pembersihan Engine dengan Glass Bead. Setelah mempelajari modul ini siswa diharapkan dapat memahami cara Melaksanakan Pekerjaan Dasar Engine. Bagi siswa yang telah mampu menguasai modul ini dapat melanjutkan modul berikutnya (lihat pada peta kedudukan modul).

B. PRASYARAT

Modul ini merupakan modul bertingkat yang memerlukan pemahaman dan penguasaan, sebelum memulai modul ini diwajibkan untuk menempuh modul ABMR 011.04.A dan modul- modul sebelumnya bagi peserta diklat pada Program Keahlian Teknik Mekanik Otomotif.

C. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL

1. Petunjuk Bagi Peserta Diklat


Untuk memperoleh hasil belajar secara maksimal, dalam menggunakan modul ini maka langkah-langkah yang perlu dilaksanakan antara lain :
  • Baca dan pahami dengan seksama uraian-uraian materi yang ada pada masing-masing kegiatan belajar. Bila ada materi yang kurang jelas, peserta diklat dapat bertanya pada guru atau instruktur yang mengampu kegiatan belajar.
  • Kerjakan setiap tugas formatif (soal latihan) untuk mengetahui seberapa besar pemahaman yang telah dimiliki terhadap materimateri yang dibahas dalam setiap kegiatan belajar.
  • Untuk kegiatan belajar yang terdiri dari teori dan praktek, perhatikanlah hal-hal berikut ini :
  1. Perhatikan petunjuk-petunjuk keselamatan kerja yang berlaku.
  2. Pahami setiap langkah kerja (prosedur praktikum) dengan bai
  3. Sebelum melaksanakan praktikum, identifikasi (tentukan) peralatan dan bahan yang diperlukan dengan cerma
  4. Gunakan alat sesuai prosedur pemakaian yang benar.
  5. Untuk melakukan kegiatan praktikum yang belum jelas, harus meminta ijin guru atau instruktur terlebih dahulu.
  6. Setelah selesai, kembalikan alat dan bahan ke tempat semula.
 
  • Jika belum menguasai tingkat materi yang diharapkan, ulangi lagi pada kegiatan belajar sebelumnya atau bertanyalah kepada guru atau instruktur yang mengampu kegiatan pemelajaran yang bersangkutan.

2. Petunjuk Bagi Guru


Dalam setiap kegiatan belajar guru atau instruktur berperan untuk :
  1.  Membantu peserta diklat dalam merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing peserta diklat melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu peserta diklat dalam memahami konsep, praktek baru, dan menjawab pertanyaan peserta diklat mengenai proses belajar peserta diklat.
  4. Membantu peserta diklat untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang diperlukan untuk belajar.
  5. Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli / pendamping guru dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

D. TUJUAN AKHIR

Setelah mempelajari secara keseluruhan materi kegiatan belajar dalam modul ini peserta diklat diharapkan mampu :
  1. Menjelaskan prinsip dan cara kerja motor bensin 2 tak maupun 4 tak,
  2. Menjelaskan prinsip kerja dari motor diesel 4 tak,
  3. Menjelaskan prinsip kerja sistem pendinginan,
  4. Menjelaskan prinsip kerja sistem pelumasan,
  5. Menjelaskan prinsip kerja sistem bahan bakar,
  6. Menjelaskan proses perhitungan daya motor,
  7. Menjelaskan konstruksi dan fungsi bagian utama Engine,
  8. Menjelaskan prosedur membongkar dan memasang bagian-bagian utama Engine,
  9. Menjelaskan cara pembersihan Engine dengan Glass Bead.

E. KOMPETENSI

Modul AMBR 011.19-1.A membentuk sub kompetensi mengidentifikasi komponen engine. Uraian sub kompetensi ini dijabarkan seperti pada halaman berikutnya.


Untuk lebih lengkap modulnya silakan klik dibawah ini!!!
Download disini!

Merawat Baterai

BAB I
PENDAHULUAN
 
A. DESKRIPSI

Modul Merawat Baterai dengan kode ABMR 011.018-1.A berisi materi dan informasi tentang prosedur pelepasan dan pemasangan baterai, mengaktifkan baterai, memeriksa dan mengisi baterai, metode melakukan jumper baterai. Selain itu diuraikan informasi tentang keselamatan kerja dan pertolongan pertama bila terjadi kecelakaan terkait penangan baterai. Materai diuraikan dengan pendekatan praktis disertai ilustrasi yang cukup agar siswa mudah memahami bahasan yang disampaikan.

Modul ini disusun dalam 5 kegiatan belajar, setiap kegiatan belajar berisi materi, dan diakhir materi disampaikan rangkuman yang memuat intisari materai, dilanjutkan test formatif. Setiap siswa harus mengerjakan test tersebut sebagai indikator penguasaan materi, jawaban test kemudian diklarifikasi dengan kunci jawaban. Guna melatih keterampilan dan sikap kerja yang benar setiap siswa dapat berlatih dengan pedoman lembar kerja yang ada.

Diakhir modul terdapat evaluasi sebagai uji kompetensi siswa. Uji kompetensi dilakukan secara teroritis dan praktek. Uji teoritis dengan siswa menjawab pertanyaan yang pada soal evaluasi, sedangkan uji praktek dengan meminta siswa mendemontrasikan kompetensi yang harus dimiliki dan guru/instruktur menilai berdasarkan lembar observasi yang ada. Melalui evaluasi tersebut dapat diketahui apakah siswa mempunyai kompetensi pengujian, pemeliharaan dan penggantian baterai dengan sub kompetensi:
  1. Melepas dan memasang baterai.
  2. Mengaktifkan baterai.
  3. Memeriksa dan mengisi baterai.
  4. Menguji baterai.
  5. Menjumper baterai.
Siswa melanjutkan ke modul berikutnya bila memenuhi kriteria kelulusan.

B. PRASYARAT

Untuk mempelajari modul ini, pesert diklat harus sudah menempuh modul ABMR 011.16.1A. modul ini juga menjadi prasyarat untuk mempelajari modul- modul berikutnya, sesuai dengan diagram pencapaian kompetensi dan peta kedudukan modul.

C. PETUNJUK PENGGUNAAN


1. Petunjuk Bagi Siswa
  1. Lakukan cek kemampuan untuk mengetahui kemampuan awal yang anda kuasai, sebelum membaca modul lebih lengkap.
  2. Bacalah modul secara seksama pada setiap kegiatan belajar, bila ada uraian yang kurang jelas silakan bertanya pada guru/ instruktur.
  3. Kerjakan setiap test formatif pada setiap kegiatan belajar, untuk mengetahui seberapa besar pemahaman saudara terhadap materi yang disampaikan, klarifikasi hasil jawaban saudara pada kumpulan lembar jawaban yang ada.
  4. Lakukan latihan setiap sub kompetensi sesuai dengan lembar kerja.
  5. Perhatikan petujuk keselamatan kerja dan pertolongan pertama bila terjadi kecelakaan kerja yang termuat pada lembar kerja.
  6. Lakukan latihan dengan cermat, teliti dan hati-hati. Jangan melakukan pekerjaan yang belum anda pahami dengan benar.
  7. Bila saudara siap mintalah guru untuk menguji kompetensi saudara.

2. Petunjuk Bagi Guru/Instruktur

Guru/ instruktur bertindak sebagai fasilitator, motivator, organisator dan evaluator. Jadi guru/ instruktur berperan:
  1. Fasilitator yaitu menyediakan fasilitas berupa informasi, bahan, alat, training obyek dan media yang cukup bagi siswa sehingga kompetensi siswa cepat tercapai.
  2. Motivator yaitu memotivasi siswa untuk belajar dengan giat, dan mencapai kompetensi dengan sempurna.
  3. Organisator yaitu bersama siswa menyusun kegiatan belajar dalam mempelajari modul, berlatih keterampilan, memanfaatkan fasilitas dan sumber lain untuk mendukung terpenuhinya kompetensi siswa.
  4. Evaluator yaitu mengevaluasi kegiatan dan perkembangan kompetensi yang dicapai siswa, sehingga dapat menentukan kegiatan selanjutnya.
 
 D. TUJUAN AKHIR

Tujuan akhir dari modul ini adalah siswa mempunyai kompetensi:
  1. Melepas dan memasang baterai dengan prosedur yang benar.
  2. Mengaktifkan baterai dengan prosedur yang benar.
  3. Memeriksa dan mengisi baterai dengan metode yang benar.
  4. Menguji baterai dengan prosedur yang benar.
  5. Melaksanakan jumper baterai dengan prosedur yang benar.

Untuk lebih lengkap modulnya silakan klik dibawah ini!!!
Download disini!